Lunar

Malam terlarut dalam keheningannya pada waktu sepertiga
Jarum detik yang berdetak di kamar terdengar sangat jelas
Di luar, wajahmu masih terpancar dari cahaya bulan
Betapa aku tidak mampu melupakan pertemuan kita

Jutaan mawar yang tiba-tiba saja bermekaran
Menyanyikan serenade pada senja yang kehilangan arah
Takdir tidak akan pernah mempermainkan cerita yang dirancang
Ketika aku menghampiri dan melihat masa depan di matamu

Bagaikan purnama yang menyinari malam yang larut dalam diam
Cahayamu yang tenang  terasa begitu sama dan nyaman

Maukah kau membawaku kedalam pusaran waktu mu
Untuk menemani setiap detik hembusan nafas yang tersisa
Kita lengkapi bersama setiap lembar pada halaman buku yang tersisa
Aku tak perlu alasan-alasan klise untuk memilihmu
Karena kita pun tidak pernah mengerti cara kerja takdir
Yang ku yakin adalah kita akan terus bersama di bawah cahaya bulan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s