Menyeberangi Takdir

Tidak bisakah kita menyeberangi garis takdir?
Mengabaikan semua nama yang diberikan oleh dunia ini
Untuk mencari kebahagiaan yang tak mampu diraih
Mungkinkah di suatu dunia parallel yang lain disana
Pertemuan kita dapat memiliki akhir cerita berbeda?

Nyatanya kita masih tenggelam pada berbagai kemungkinan
Untuk apa membahasnya? Hanya menghasilkan keputusasaan
Dan kita selalu kembali pada pertanyaan yang sama
Mengapa kita harus bertemu dan terlahir berbeda

Kini kita hanya mengelabui diri bermain dengan waktu
Mengulangi hari yang sama lalu membohongi nasib kita
Karena kita juga tidak berani bertaruh pada metidakpastian
Hanya terus menyalahkan impian yang hampa dan sia-sia

Mampukah kita menyeberangi garis takdir
Menghapus semua nama yang disematkan oleh dunia ini
Menggenggam impian yang terpenjara lalu hidup bahagia
Atau cerita ini hanya akan seperti garis paralel dan kita
Hanya saling tatap dari sisi yang berbeda

Mampukah kita menyeberangi garis takdir?
Karena cerita yang tidak pernah dimulai hanya akan
Meninggalkan jejak tanpa menuju tempat yang pasti
Namun jika suara kita yang lemah masih tetap tidak dapat mengetuk pintu takdir
Setidaknya biarkan bayanganmu dan aku menyatu pada senja terakhir kita

– – – –
*Terinspirasi dan menyadur kata-kata dari lirik lagu Heikousen – Sayuri dengan penyesuaian. Silakan cari di google liriknya buat yang ingin tau ;D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s