Pada Suatu Jarak

Pada suatu titik, kita berhenti untuk mengukur jarak dengan hati-hati
Agar tidak ada yang pergi, namun juga tidak terlalu intim
Ketika nanti merasa kata-kata sudah terlalu lama pergi
Biarkan ia berkelana sampai tiba waktunya lagi
Ia akan datang sekadarnya untuk menyapa lalu sepi
Karena tirai sudah ditarik kembali, layar sudah berganti
Saatnya pergi untuk memerankan cerita yang lain
Hanya syair malam yang masih kukirim mengetuk langit
Agar melindungimu dalam pelukan sayap-sayap putih
Menjaga langkahmu yang sendiri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s