Memesan Rindu

Di sebuah kafe
Kita sama-sama memesan rindu
Kau memesan segelas rindu hangat
Aku memilih secangkir rindu pekat
Kau menguknya perlahan-lahan
Aku menyesapnya dalam diam
Sayang, kita tidak bisa
memesan rembulan dan air mata
Padahal rindu kita ini berbeda
Mereka tidak akan saling bicara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s