Jika Nanti

Jika nanti aku telah tertidur lama
Masihkah kau akan merasai aku ada?
Ketika itu aku sehelai daun yang telah layu
Dan jatuh tertimbun tanah
Yang pernah menulis sajak pada pasir
Yang dilahap ombak
Tentang nama dan cerita usang, tapi
tak kunjung hilang
Aku hanyalah kata-kata yang akan terhapus jaman
Seumpama rumput liar yang tercerabut dari akarnya
Ketika itu nanti, masihkah engkau?
Jika nanti jiwaku tinggal lah batu berukir nama
Dalam kisah apa kau akan menyebutnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s