Kehilangan Diksi

Kata-kataku telah kehilangan arti
Lampu yang temaram kini redup
Malam lelap selepas merajut letih
Tak pernah lagi memilin diksi
Padahal dulu ketika kau pergi
Tangis masih menjadi tinta yang jernih
Untuk menulis kembali baris-baris sepi

Hei, kapan kembali?
Seperti juga dirimu, aku pun tak tau
Sialnya, pena ku masih mati
Mungkin nanti, ketika ada yang hadir kembali

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s