Sajak-Sajak Lepas

Sajak-sajak lepas membentangkan sayap
Terbang bebas menebas cakrawala
Di balik gunung sana
Ada sungai yang membelah padang bunga
Mengalir deras, menganyutkan yang tak terungkap
Hingga bermuara pada senja
Berceritalah ia
Terkadang mawar pun menyimpan rahasia
Kapan ia bersemi
Dan siapa yang menyiramnya
Karena hujan yang jatuh dengan ikhlas
Mungkin belum cukup membangunkan kuncupnya
Anak sungai itu tau, namun ia tetap diam
Hanya kelopak yang berguguran yang dibawa arusnya

Sajak-sajak lepas membentangkan rindu
Hinggap dalam lembaranku
Yang menerbangkan janji ke arahmu
Senja meronakan merah pada wajah itu
Malam menghiasi senda gurau kita
Sampai suatu waktu kau diam
Hanya berbicara melalui awan dan burung gereja
Dengan bahasa yang berbeda
Kau sembunyikan cerita
Kau tanyakan hal yang sudah jelas hitam putihnya
Tapi untuk apa?

Sajak-sajak lepas melepaskan rindu
Terbang menuju jendela kamarmu
Mengetuk pelan, hening tiada jawaban
Seharusnya mereka sampai ke telingamu dengan jujur
Namun kau tutup jendela itu
Tubuhmu rebah dalam pelukannya
Entah siapa, tak lagi aku peduli
Bercumbu di atas sajak-sajak rapuh
Kau mengingkari sajak milikku

– J F –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s