Kenangan

Kenangan duduk di teras depan rumah
Di atas kursi kayu tua
Meminum secangkir kopi hitam tanpa gula
Lamat menatap dahan-dahan pohon yang ditingal daunnya
Sesekali ia melirik bunga-bunga di sebelahnya
Yang telah pudar sebelum sempat mekar
Langit tengah menggelar senja, serupa usianya
Kapan malam datang? Katanya
Ia ingin lekas terlupa
Sudah terlalu banyak luka di tubuhnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s