Pelajaran Malam

Malam mengajariku untuk mencoba tabah di sela-sela sepi
Meski rintik terus menitik dan masih terasa mengusik
Oleh ricik air yang beradu dengan jendela yang basah
Menyusun kepingan kenangan melalui hujan
Menelan cahaya yang menggantung di langit malam

Malam tak pernah melarangku untuk berduka
Ketika lirih menggema dalam ego belaka
Lalu menjelma jerit yang meneriakkan luka
Yang tak mampu dijahit dengan singkat oleh kepura-puraan
Bibir yang masih terkatup hanya mampu menahan perih
Dalam sayup perlahan ia merintih

Tapi malam tetap mengajariku untuk tabah
Seperti ia yang ikhlas ditelanjangi pagi
Agar burung dapat berkicau lagi
Lalu dunia dapat berputar kembali

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s