Rebahkan Dukamu Disini

Berlari dan menarilah semau yang kamu suka
Sembari merajut manik-manik menjadi cerita
Jika sudah lelah, datanglah kembali padaku
Rebahkan dukamu disini, di dadaku

Carilah apa arti bahagia untukmu
Dalam kumpulan cerita tentang pelangi
Namun jangan pernah sesali hujan yang turun
Menyalahkan dirimu yang terlalu percaya diri
Karena awan tak selalu berarak mengikuti ceritamu

Carilah apa yang membuat senyummu merekah
Yang kau lihat tidak ada disini
Apakah itu sebuah ketulusan ataupun kenyamanan
Jelajahi lah perasaan yang menuntunmu
Jika lelah, kau bisa rebahkan dukamu disini

Ketika hujan turun, jangan kau sesali mentari yang pergi
Tapi ingatlah ia yang akan kembali membawa terangnya lagi
Selama hujan itu turun, kau bebas datang kepadaku

Rebahkan dukamu disini, di pelukanku
Biar kebelai rambut dan ku seka lukamu
Sampai nanti kau dapat berlari lagi
Lalu aku akan menunggumu lagi

Rebahkanlah dukamu disini, lalu pergilah kembali mencari pelangi
Biarkan aku yang menampung semua luka dan air mata itu
Rebahkanlah dukamu disini
Aku kan menjelma seberkas cahaya dalam gelapmu
Sampai kau mampu berjalan lagi, aku akan perlahan hilang
Memudar…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s