Menjadi Cermin

Ketika malam merengkuh dua jiwa yang tlah lelah
Hanyalah waktu yang bisa menenangkan kita
Setelah habis semua cerita terdengar
Kuingin malam hentikan waktu kita bersama

Kurasa tepat menuangkannya pada gelasmu
Begitu juga kau yang menungakannya pada gelasku
Kita tak pernah menumpahkan kembali isinya
Hanya menunggu sampai riak di permukaan menjadi tenang

Mungkinkah memang ini peran yang harus kita mainkan?
Menjadi cermin bagi satu sama lain

Kini kita saling memetik asa serta memungut kembali harapan yang tersisa
Saling mengingatkan mimpi yang masing-masing kita yakini di awal
Untuk itulah kita berjanji kan saling berbagi cerita
Sebagai yang paling paham, juga tuk saling menguatkan
Karena tanpamu, semua keluh kesah ini tak akan pernah tertuang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s