Hujan yang Hanya Singgah

Seperti hujan sore itu
Kau hanya mampir sejenak
Lalu pergi bersama angin
Meninggalkan jejak basah
Pada ujung dedaunan dan kelopak bunga
Juga pada tanah yang lelah merindu
Kini yang tersisa hanyalah angin
Yang menyejukkan
Namun juga berlalu begitu saja
Meninggalkan rindu yang tak terbalas
Ah, kapan kau akan kembali lagi kesini?
Lalu kita menari bersama lagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s