Malam 15 Ramadhan

Purnama membulat
Menandakan kita sudah tiba di pertengahan
Lalu, di antara waktu yang fana ini,
sudah sampai dimanakah kita?
Sudahkah kita memberi makna?
Pada malam, pada sujud, pada dzikir, dan juga pada setiap ayat?
Lalu sudah sampai mana kita menghargai waktu?
Pada subuh yang biasanya terlewat dan maghrib yang biasanya tak terdengar
Sudahkah sekarang kita mengingatnya?
Bahkan purnama saja sudah cukup membuat kita menghitung malam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s