Akan Kubunuh Perlahan

Akan kubunuh dengan perlahan semua makna

Memotong setiap akar yang menjalar dalam rasa

Yang tiap tangkainya menyisipkan duri tak kasat mata

Menghadirkan luka

Setiap waktu, ketika aku melamunkan senja

 

Akan kubunuh perlahan setiap rasa

Yang telah membutakan logika

Yang terus memendarkan asa yang fana

Dalam wewangian yang memabukkan jiwa

Ketika tutur manis yang sesungguhnya lumrah

Malah disalahartikan sebagai asa

 

Tapi terlambat!

Telah terulang kesalahan yang pernah terjadi

Saat bangunmu terbawa mimpi

Ketika sadar, rasanya sungguh sakit

Bintang berpendar lirih

Menyanyikan elegi

Menari dalam sayup-sayup memori

Terlanjur! Semua sudah terjadi!

Logika telah tenggelam dalam lautan fantasi

Tersapu ombak hitam, kenyataan yang pahit

 

Akan kubunuh dengan perlahan diriku

Meski kutau itu akan sangat menyakitkan

Akan kubunuh dengan perlahan

Meski itu sama halnya dengan menusukkan pedang ke dalam jantungku

Akan kubunuh dengan perlahan

Karena mati sekalipun tak akan mampu mengobati sakitnya

Jika hal itu tetap kubiarkan tumbuh

Akan kubunuh dengan perlahan dirimu, cinta….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s