Sepenggal Cerita di Antara Kita

Aku coba merangkai kembali untaian memori

Dan semua hal indah yang tak akan terganti

Adakah kita berdua sama-sama mengetahui?

Perjalanan ini telah menciptakan sebuah harmoni di dalam hati masing-masing

 

Lalu sudah berapa lama kita terbuai?

Karena sejatinya kita sama sekali tak pernah menghitung jumlah hari

Adakah empat musim telah terlewati?

Ah, mungkin lebih

Karena semua hanya berdasarkan parameter yang tidak pasti

Karena tak pernah ada tanggal yang kita lingkari

Sebab awal perjalanannya pun bahkan tidak kita sadari

 

Lalu apa saja cerita yang telah tercipta?

Banyak. Semua permainan perasaan telah kita mainkan berdua

Meskipun awalnya kau hanya memberikan wadah yang tak berwarna

Tapi kemudian kita mengisinya dengan warna merah

Meski kadang tak terasa manis setiap saat

Tapi itu cukup untuk melengkungkan senyuman

Karena aku tak ingin manisnya hanya seperti permen karet

Yang perlahan menadi hambar lalu dibuang

 

Kita tidak pernah memikirkan apa yang menanti di ujung jalan

Apakah akan ada badai, atau berakhir di sebuah taman mawar

Sejak kita memutuskan diam di dalam masa kini saja

Masa lalu hanyalah cerita, dan masa depan itu jauh di sana

Mungkin ini yang dinamakan egois dan tak dewasa

Tapi aku juga tak mau pusing memikirkannya

Biarkan ini hanya menjadi sepengal cerita di antara kita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s